Bhabinkamtibmas Pulau Pari Himbau Warga Waspada Terhadap Ancaman Perdagangan Orang

Jakarta – Bripka Khohim Chovivi, seorang Bhabinkamtibmas (Bhabinkamtibmas) yang bertugas di Pulau Pari, Polres Kepulauan Seribu, menjalankan tugasnya dengan melakukan kegiatan sambang kepada para tokoh masyarakat di wilayahnya. Pada hari Rabu, tanggal 30 Agustus 2023, pukul 08.20 WIB, Bripka Khohim Chovivi melakukan kunjungan ke Toga, Tomas, dan Toda di Pulau Pari, yang berada di bawah yurisdiksi Polsek Kepulauan Seribu Selatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan keakraban, Bripka Khohim Chovivi menghimbau para tokoh masyarakat tersebut serta warga Pulau Pari secara umum untuk tetap waspada terhadap ancaman perdagangan orang yang bisa merugikan individu dan komunitas. Ia menjelaskan bahwa tindak pidana perdagangan orang adalah masalah serius yang dapat mengancam keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Silaturahmi Para Ketua Organisasi Masyarakat dengan Direktur Binmas Polda Metro Jaya

Toga, Tomas, dan Toda menyambut baik kehadiran Bripka Khohim Chovivi dan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang di Pulau Pari. Mereka bersedia menjadi perpanjangan tangan kepolisian dalam menyampaikan informasi dan mengedukasi masyarakat tentang cara mengenali potensi ancaman serta langkah-langkah pencegahannya.

Bripka Khohim Chovivi juga menjelaskan pentingnya bagi keluarga dan warga Pulau Pari untuk tidak mudah percaya terhadap orang yang belum dikenal, terutama terkait tawaran pekerjaan atau iming-iming lain yang bisa berujung pada peristiwa perdagangan orang. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan terhindar dari tindak pidana semacam itu.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Pulau Sabira, Terlibat Aktif dalam Meningkatkan Kamtibmas dan Kesejahteraan Warga

Dengan semangat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang dapat berhasil dengan baik. Melalui kesadaran dan pengetahuan yang lebih tinggi tentang potensi ancaman ini, masyarakat Pulau Pari dapat menjaga diri dan lingkungannya dari dampak negatif perdagangan orang.