Ungkap Pelaku Penusukan Hingga Tewas di Mushola Pesing Poglar, Polres Metro Jakbar Bentuk Tim Khusus

Jakarta Barat – Polres Metro Jakarta Barat telah membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku penusukan yang menewaskan Muhammad Saidi (71) saat sedang mengambil air wudhu di Mushola Uswatun Hasanah, Pesing Poglar, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tim ini terdiri dari penyidik gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat dan Reskrim Polsek Kebon Jeruk.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, “Penyidik gabungan dari Satreskrim Polres Jakarta Barat dan Reskrim Polsek Kebon Jeruk sudah kita bentuk menjadi satu tim untuk sama-sama bergerak mencari keberadaan pelaku.”

BACA JUGA:  Percepatan Penanggulangan Polusi Udara, Polda Metro Jaya Membentuk Satgas JAKARTA - Sebagai langkah percepatan pengendalian polusi udara di Jakarta, Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Pencemaran Udara. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, pembentukan Satgas ini merupakan perintah langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto yang telah mendapatkan arahan dari Menkomarves RI. "Sebagaimana perintah Bapak Kapolda Metro Jaya setelah mendapat arahan dari Bapak Menkomarves RI, Polda metro jaya melakukan upaya-upaya penanggulangan polusi udara, untuk itulah Satgas ini kita bentuk," katanya di Polda Metro Jaya, Selasa (5/9/23). Menurutnya, ada beberapa latar belakang dibentuknya Satgas Penanggulangan Polusi. Diantaranya, Undang-Undang RI NO.32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No.11 tahun 2020 tentang cipta kerja. "Pembentukan Satgas Penanggulangan Pencemaran Polusi Udara ini juga sesuai direktif kapolda metro jaya guna mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanggulangan polusi udara serta meningkatkan kualitas udara di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya," katanya. Ia menjelaskan, Satgas Penanggulangan Polusi Udara ini diketuai oleh Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Pol Nurkolis SIK, kemudian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto SIK sebagai pembina. Satgas ini membawahi 7 subsatgas, antara lain: 1. Subsatgas Analis 2. Subsatgas Preemtif 3. Subsatgas Preventif 4. Subsatgas Represif atau penegakkan hukum 5. Subsatgas Bantek 6. Subsatgas Humas 7. Subsatgas Kewilayahan. "Dengan terbentuknya Satgas ini, diharapkan akan menanggulangi dan mencegah terjadinya polusi udara di wilayah hukum polda metro jaya dan aglomerasinya," ujarnya. Suyudi juga menyatakan, keberhasilan penanggulangan persoalan polusi udara di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya juga butuh peran serta masyarakat. Ia pun mengimbau masyarakat Jakarta untuk ikut berpartisipasi. "Partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk menjaga ruang udara yang bersih dihimbau untuk menggunakan transportasi umum, tidak membakar sampah, rutin melakukan perawatan mesin kendaraan serta mewujudkan industri yang ramah lingkungan," harapnya.

Sejak peristiwa tragis tersebut, Polisi telah memeriksa tiga saksi serta mengecek sejumlah CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV, wajah terduga pelaku terekam jelas saat hendak melarikan diri setelah melakukan penusukan pada Kamis dinihari, 16 Mei 2024, sekitar pukul 04.40 WIB.

“Saat ini kita sedang melakukan proses penyelidikan dengan mengumpulkan petunjuk maupun bukti-bukti keterangan saksi-saksi yang ada di TKP, melakukan penelusuran terhadap CCTV yang ada di sekitar TKP terkait dengan kedatangan pelaku dan juga lintasan jalur yang digunakan pelaku,” terang Kombes Pol M Syahduddi.

BACA JUGA:  Patroli Malam Perintis Presisi: Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pasca Pemilu 2024 di Pulau Kelapa

Muhammad Saidi mengalami luka di bagian kiri belakang tubuhnya akibat penusukan tersebut dan dinyatakan meninggal dunia.

Tragedi ini terjadi di Mushola Uswatun Hasanah, Pesing Poglar, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, saat Saidi sedang mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat subuh.

Kejadian tersebut mengundang keprihatinan dan ketakutan di kalangan masyarakat setempat.

Kapolres juga menyampaikan rasa belasungkawa dan keprihatinannya kepada keluarga korban.

BACA JUGA:  Polsek Kepulauan Seribu Selatan Jaga Kondusifitas Kamtibmas Pulau Pari Melalui Patroli

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Muhammad Saidi. Kami berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secepat mungkin dan menegakkan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” Ucapnya.